Halo, Data Kuantitatif! (Refleksi – 261120)

Hai, hai! Apa kabar semua? Aku kembali lagi dengan sebuah refleksi dari pertemuan Kelana Maya!

Pertemuan kemarin, aku lebih mendalami lagi Data Kuantitatif! Kayaknya sih, aku belum pernah dijelaskan terlalu rinci soal ini. Jadi, pertemuan kemarin tuh banyak banget hal barunya. Aku belajar dari mulai perbedaan antara deskriptif dan eksperimental, karakteristiknya, sampai kekurangannya. Yang paling menarik menurutku sih, karakteristik numerik! Itu kayak hal baru sih, kayak “Oh, iya ya. Bisa juga ya”

Aku jadi kepikiran riset-riset makanan dan hal-hal lain yang menurutku merupakan rasa dan preferensi dari orang-orang, karena relatif jadi harus ada angkanya! Kayak

“Ada gak sih faktor yang membuat orang bisa suka ini?” “Kenapa ya?”

Aku tidak tahu kenapa aku menemukan suatu perbedaan begitu menarik. Nah, kemarin aku menyebutkan sate padang dan santan. Terinspirasi dari liat Lita di zoom dan kebetulan aku sedang ingin sate padang. Aku pikir sate padang ada santannya … ternyata tidak? Padahal aku cari dulu di Cookpad sebelum ngomong dan ada 12 menu :0 baru tau setelah dikasih tau Kak Mel T.T

Lalu yang riset selalu objektif! Awalnya aku kayak bingung sih. “Hah, emangnya iya?” Ternyata kalau dipikir-pikir, aku baru sadar, iya juga ya. Apalagi setelah Om Yanuar menggunakan contoh yang diberi oleh Kaysan yang korelasi tempat tinggal dengan gaji.

Jadi lebih menarik sih kalau ada contohnya! Aku jadi bisa ingat dan mengimplementasikan-nya ke contoh disekelilingku dan yang dekat denganku 😀

Aku sebenarnya masih dalam proses untuk bisa mengingat detail-detail yang disebutkan sih, tapi kalau dibilang kebingungan juga nggak. Jadi, sepertinya masih harus lihat untuk kedepannya. Tapi aku akan pastikan untuk selalu bercerita!

Oiya, di akhir sesi kemarin, Om Yanuar sedikit menjelaskan tentang interpretivisme yang sempat membuatku bingung tapi menarik juga. Sampai aku dibantu oleh foto yang dikirimkan Kak Mel di grup dan Lita! Pikiranku langsung “Wow, interpretivism is how I see life lol”.

Sebenarnya aku menantikan untuk masuk belajar data! Apalagi karena aku sedang magang di Perusahaan Start-Up Data Analyst jadi bisa sekalian tanya-tanya dengan orang-orang di sana saat sedang senggang! Karena kalau aku baca catatanku lagi … waw, cukup rumit juga dan banyak hahaha.

Terima kasih sudah baca! Sampai jumpa lagi 🙂

BONUS:

Pemberitahuan dari Kak Mel wakakaka

Tinggalkan Komentar