Hai haiii, kembali lagi dengan Gya disini. Langsung aja to the point bahwa aku akan membaca buku ‘Kelana’ karya dari Famega Syavira Putri.
Hmmm, awalnya aku pikir ini bakal jadi perjalanan yang serius. Yang benar-benar sudah di-plan semua. Tetapi justru salah besar! A really really adventurous one!
Nah, sembari membaca ada beberapa hal juga nih yang terlintas dibenakku. Kali ini sih gak banyak yang mengingatkanku dengan pengalamanku karena jujur, negara-negara yang dikunjungi belum pernah aku kunjungi sebelumnya (kecuali Melaka dan Thailand) dan tidak ada plan sama sekali!
- Songkran! Dulu sewaktu aku pergi kesana juga pas Songkran dan emang diguyur hahaha, tapi pistol airnya mereka emang keren banget sih! Ada tas punggung untuk tempat airnya lalu menyambung dengan pistolnya. Sayangnya, aku tidak bisa bebas ikut paradenya #bajunyapas-pasan
- Sewaktu kesana juga imigrasinya lucu! Alih-alih menggunakan pakaian hitam dan muka tegas, mereka menggunakan kemeja bunga berwarna warni dengan muka tersenyum!
- Wah, melewati imigrasi selama 8 jam?? Kayak apa ya?
- Aku juga pernah melewati imigrasi perbatasan Malaysia dan Thailand. Tapi, pengalamanku berbeda banget! Perbatasan sepi, tidak banyak orang. Tidak perlu antri dan tidak berantaka (menurutku)
- Tips untuk trip kedepan: Selalu waspada dan memperhatikan perilaku orang sekitar! Jangan terlihat polos.
- Stasiun tiket ditulis tangan! Wih, keren!
- Baru dengar cerita kereta dikunci dan penumpang tidak bisa masuk ;.; bakal panik sih kalau aku! Mungkin teriak-teriak juga ada. Itu kalau tidak ada orang yang lewat, lalu ketinggalan bisa serem banget! (Dari fotonya gelap stasiunnya)
- Pengen coba ‘bus dari neraka’ deh! Sepertinya aku akan tetap tidur nyenyak didalamnya!
- Kereta berdiri 24 jam? Uhm, ini mau menyiksa diri? Tidak bisa terbayang seperti apa.
- At the end it’s so hearwarming to read! Gak kepikiran bakal ada orang-orang yang rela berdiri! Bahkan sampai ditawari makanan juga. Dan itu keseruannya melakukan suatu perjalanan, something that surprises you!
- Jujur bacanya aja udah capek banget itu, gak kebayang di kereta 24 jam dengan keadaan gak punya tempat duduk. Waktu sampe bakal aku habisin waktu di tempat tidur juga sih!
- Dari tadi baca selalu penasaran rasanya bis dengan tempat tidur, kalau kereta sih aku pernah! Hm, sepertinya nyaman. Sudah seperti di hotel ber-bintang gak ya?
- ‘Menyeduh teh sambil melamun memandangi hamparan rumput dan ternak-ternak’ didalam kereta. Wow, how nice could that be?
- Menginap di ger (semacam tenda layaknya disirkus) sepertinya seru! Tapi entah kenapa, aku bisa memikirkan betapa dinginnya tidur disana
- Makan mata kambing dan langit mulut kambing … mungkin kalau langit mulut kambing aku masih bisa nikmati. Tapi mata kambing? What?!
- Tur 5 hari tapi cuma punya kesempatan mandi sekali! Wah, cocok banget
- Kayaknya di Mongolia banyak hal menarik. Meskipun mau tidak mau harus mengikuti sebuah tur tapi, tetap bisa merasakan kehidupan asli di Mongolia (seperti tur yang ia lakukan)
- Karena penasaran aku search nyanyian tenggorokan Mongolia, tapi gak muncul! Jadi jangan search pakai bahasa Indonesia hahaha pakai bahasa Inggris aja. Dan unik banget! Kuat banget nahan nafasnya, dan cocok dengan pemandangan Mongolia (yang aku tonton dari video sih). Would love to visit!
- Dua pulu derajat di Jakal aja udah bikin menggigil, gimana kalau ke Rusia! Musim semi saja -3° T^T
- Tidak bisa membayangkan apa yang akan aku lakukan kalau berada didalam taksi dengan dua pria supir taksi yang seram dan mau uang. Ekstrim!
- Jujur, kalau jalan di Indonesia emang tidak menyenangkan sih. Trotoarnya saja kadang tidak ada, kalaupun ada dibuat parkir dan berjualan. Secara segi keamanan juga … ya masih begitu.
- Another heartwarming one, tersentuh dengan teman-teman Olya dan ayahnya yang membantu. Padahal baru kenal juga kan ya?
- Berbicara lewat gambar, sepertinya menarik dan seru untuk dicoba!
- Buku ini kok banyak cerita yang heartwarming ya? Bayangkan mendapatkan patung bebek dari stranger dengan kalimat ‘Kamu akan ingat ada cinta yang besar dari Rusia setiap kali kamu melihat bebek ini’. Wow, klo itu aku, mungkin aku akan menangis.
- Aaaaa ini sih rasanya seperti punya keluarga dari beda negara, sangat menyentuh hati. Aku tidak bohong dan tidak bermaksud lebay tapi aku hampir menangis.
- Bekal perjalanan besok juga perlu ditambah ‘Bagaimana cara lompat dari mobil atau motor secara aman’
- Jatuh cinta sama kehangatan orang-orang ini!
- Another tip: selalu waspada!!!
- Unik banget ada hari membuang kertas dan hari membuang sampah-sampah lainnya.
- Tidak tau harus berkata apa, terlalu fokus dengan perjalanan dan pengalaman yang dinikmati bersama teman-teman baru.
Overall,
Aku hampir menangis membacanya-ralat sudah mengeluarkan air mata. Mendapat banyak bantuan dari banyak orang, membuat teman, saling membantu. Bukankah itu makna dari hidup? Jujur, aku sudah kehabisan kata-kata karena memang benar-benar hangat! Bahkan dari membacanya saja dan melihat beberapa hasil foto, aku bisa melihat adanya rasa kekeluargaan.
Sepertinya, aku sudah salah fokus dan terlalu fokus disisi satu itu.
Tapi, perjalanan itu memang banyak sekali pelajarannya! Dari segi travelling ya harus selalu waspada, berani bertindak, cepat mengambil keputusan, dan selalu optimis.
Menghargai orang lain juga penting! Memperkenalkan masing-masing negara, bertukar cerita, opini, dan kisah hidup. Dan sama-sama belajar dari sana.
Sekian dari saya dini hari ini,
Warm hugs!
Ps. Can’t help it but to say that I fell in love with all the people who have helped in that book, so heartwarming!