Hai haii, Gya disini. Aku kembali dengan sesuatu baru uWu
Jadi, aku dikasih tugas nih gais untuk mengulas buku. Buku tentang perjalanan seseorang pastinya, dan aku akan membaca buku karya Trinity! Kebetulan, aku memang belum pernah baca serinya The Naked Traveler. Tapi, bukunya yang Duo Hipppo Dinamis favoritku banget sejak kecil!
Karena itu, aku memilih untuk membaca The Naked Traveler yang pertama. Sembari membaca, ada beberapa hal yang terlintas nih! Ada beberapa yang mengingatkanku dengan pengalaman pribadiku dulu juga.
1. Tidur di bandara? Langganan klo itu mah! Ibu klo beli tiket pastinya yang murmer jadi klo gak pagi banget, ya malem banget hehehehe. Untung belum pernah diusir sih, klo ditatap sama satpam mungkin pernah kali ya.
2. Ibu juga sering bawa kain bali! Klo di bandara ya buat ‘selimut’ atau ‘sprei’ seadanya hahaha
3. Oiya, dulu juga aku pernah tidur diatas trolley dengan tas-tas sebagai kasurnya. Kebetulan sih emang anaknya bisa tidur dimana-mana.
4. Baru kejadian baru-baru ini nih! Ternyata di Singapura, toiletnya akan mengguyur secara otomatis kalau kita sudah berdiri. Dan juga disana tidak ada toilet shower jadi …. bawa botol kemana-mana.
5. Random check di bandara pasti tidak menyenangkan. Mungkin besok, aku bakal kena juga (jangan sampe sih!). Kalau sekarang sih masih aman ya!
6. Wow, aku searching penerbangan dari Jakarta ke LA akan memakan waktu 17 jam 55 menit ….. movie marathon seru banget kayaknya hahaha.
7. Aku baru tau apa itu conveyor belt …. gak pernah tau namanya
8. Karena kalau berpergian jarang menggunakan bagasi, jujur aku tak begitu tau banyak! Tapi, berbahaya juga kalau disuruh ambil sendiri.
9. Oiya, Kamboja udah improve banget! Aku pergi kesana kebetulan cuacanya pas lagi panas banget, bahkan angin lewat aja hangat dan bandara ACnya bisa mengalahkan hawa panas (Menurutku ini canggih sih). Sudah modern lah, gedungnya tinggi, ada eskalator, lift, bahkan ada toko donut Krispi Kreme juga!
10. Aku penasaran banget sama airport Tanjung Redeb di Kalimantan Timur! (Setelah searching ternyata sudah ganti nama jadi Bandar Udara Internasional Raja Alam, dari fotonya juga terlihat keren! Langitnya tinggi gitu) Penasaran sih dulu bentuknya bagaimana, berarti dulu terbuka banget dong ya? Masa sampai anak-anak main bola ditengah-tengah landasan. Tiga sirinenya juga hahahaha
11. El Nido airport di Filipina, sebenarnya aku tidak heran sih kalau tidak ada bangunan bentuk airportnya. Yang bikin heran, itu beneran pakai satu ember pasir kalau memadamkan api? Terima lari saja kalau begitu mah! Dan juga setelah aku searching airportnya lagi, sekarang sudah pakai bis! Tidak pakai tricycle dan tidak harus menunggu pesawat pergi! (Sepertinya mereka membesarkan jalan dan memanjangkannya)
12. Di Kamboja sekarang, bukan hanya ojek dan taksi lagi yang menjadi transportasi dari bandara menuju pusat kota. Ada sebuah kereta (Royal Railway Station) yang memakan waktu sekitar setengah jam ke pusat kota Kamboja. Jalannya sangat pelan karena semuanya masih manual. Bisa saja kereta berhenti dan kondektur turun dengan tangga yang sudah disiapkan untuk menyingkirkan batang pohon kayu yang berada diatas rel. Untuk belok saja tidak bisa langsung (jadi ketika akan belok harus maju beberapa meter lalu sang kondektur akan berjalan keujung kereta satunya. Dari kereta kita juga bisa melihat perbedaan drastis dari perekonomian warga Kamboja. Tapi meskipun begitu, AC kereta ini juga dingin banget! Menggigil beneran.
13. Tempat duduk pesawat kayak hammock buat pohon? Kayak apa itu? Apa nyaman? Tapi, menarik banget sih, penumpang tidak boleh tau rute terbang hahaha ini penumpangnya harus selo beneran sih.
14. Seru juga mungkin ya, mengobrol dengan pilot sewaktu penerbangan. Katanya serasa naik mobil terbang! Serasa mau ke Hogwarts dong?
15. Kebetulan,karena naiknya selalu Air Asia, aku terbiasa tidak mendapatkan makanan ketika terbang. Dulu sewaktu naik Garuda bersama teman-teman dari Jakarta, ketika ditawari minum oleh pramugarinya, aku langsung bertanya pada temanku “Eh ini gratis apa bayar?” Huhhh katrok.
16. Naik garuda saja sudah begitu, gimana kalau business classnya Emirates? Haduh!
17. Waw, sepertinya baru pertama kali mendengar porter orang. Bagaimana rasanya digendong sama stranger ya? Keren sih, unik! Tapi, serem juga.
Btw, klo disini udah pasti diteriakin gak muhrim mungkin ya?
18. Kalau research di internet memang perlu banyak crosscheck nih!
19. Nah, kalau naik pesawat. Ibu pasti akan datang ke bandara minimal 2 jam sebelum keberangkatan. Biar bisa leha-leha. Jadi kadang, lebih lama menunggu di bandaranya daripada nanti di pesawatnya XD
20. Besok, kalau sudah ada larangan pasti akan kupatuhi. Serem juga ada yang mencolek dan memanggil nama sepanjang jalan. Hiiii
21. Bisa kenalan dengan sesama travelers lainnya! Ini seru sih, dulu pernah bertemu dengan seorang ibu dan anaknya di bandara Jogja. Sampai sekarang masih berteman di Instagram!
22. Oiya, dulu sewaktu berada di KL Central tahun 2011. Aku pernah berkenalan dengan seorang anak kecil berambut pirang, ia bersama keluarganya juga sedang travelling. Tak banyak yang kuingat karena umurku masih 7 tahun. Tapi yang kuingat dengan jelas, ia bercerita tentang bagaimana ia sangat menyayangi bonekanya sampai selalu ia bawa kemanapun dan sudah diompoli beberapa kali. Hahaha anaknya talkative banget, sayangnya bahasa Inggrisku masih sangat buruk kala itu.
22. Sejauh ini belum pernah liat tempat makan fast food yang tidak ada kursinya sih. Kasian, makanannya nggak disaring dong.
23. Cari makan murah mah, setiap nge-trip! Pasti selalu ada budget yang tidak boleh dilewati.
24. Seru juga makan-makanan khas suatu daerah, apalagi yang ekstrim. Sayangnya yang ekstrim biasanya tidak halal XD
25. Searching dimana Andorra dan wow … 20 jam penerbangan! Dari ceritanya kayaknya fancy and luxurious gitu sih. Tertarik banget sama jacuzzi sambil lihat pemandangan gunung bersalju! Jet ski nya juga!
26. Harus membiasakan diri untuk tidak panik karena orang lain T^T
Overall,
Dari segi Travelling sih, sama dengan apa yang aku sudah aku lakukan. Basically backpackers, as cheap as possible. Dimulai dari sana dan pengalaman langsung ikut.
Pengen coba sih nginep di hostel! Kemarin mau dicoba tapi belum bisa tercapai. Sepertinya bisa dapat banyak pengalaman dari sana.
Dan menurutku yang paling spesial dari cara dia nge-trip itu, Trinity bisa bikin tripnya versi dia! Selain cari museum, hal kedua yang dia cari itu tempat dugemnya orang lokal dan menurutku itu unik banget! Gak pernah terpikirkan sih bagiku hahaha
Adventure-nya juga! Never imagined naik jeep bareng babi.
Anyways, that’s all! Maaf kalau banyak salah kata atau bahkan ada yang aneh (well, that’s me).
Sampai jumpa,
warm hugs!